HUT RI Memo X

Menu

Warga Bakar 4 Motor Penambang

  Dibaca : 2 kali
Warga Bakar 4 Motor Penambang
LAUNCHING: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH bersama Bupati Jember Dr Faida MMR saat apel besar bersama serta penandatanganan MOU launching program bahaya narkoba di lingkungan pelajar
space ads post kiri

* Geregetan Tambang Emas Liar

Meski telah berkali-kali dilakukan penggerebekan baik operasi gabungan atau partisipasi warga namun sejumlah penambang liar masih saja melakukan aksi ilegalnya. Tak ayal kegiatan penambangan ilegal yang dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab dikecam warga sekitar lokasi tambang. Bahkan warga bertindak reaktif dengan membakar kendaraan yang dipakai penambang illegal tersebut, seperti kejadian di Kecamatan Silo.

MARAH: Kerangka 4 unit motor dibakar warga yang  ditengarai milik penambang emas liar. (jok)

MARAH: Kerangka 4 unit motor dibakar warga yang ditengarai milik penambang emas liar. (jok)

Sejumlah warga yang geram dengan ulah penambang emas illegal, melampiaskan dengan membakar empat unit sepeda motor yang diduga milik para penambang. Kendaraan itu sengaja ditinggal kabur oleh pemiliknya, di kawasan Resort Pemangku Hutan (RPH) Pace, Kecamatan Silo, Senin (18/1) dinihari.

Kapolsek Silo, AKP Suryadi mengatakan bahwa, sebelumnya polisi telah menangkap empat penambang. Namun ternyata, ada satu kelompok penambang lagi yang mengambil material emas di Petak 16 B wilayah RPH Pace.

“Yang satu kelompok langsung tertangkap petugas gabungan yang dibantu masyarakat setempat. Sementara kelompok kedua melarikan diri dengan menghilang pada kegelapan malam, setelah mengetahui adanya penggrebekan,” katanya.

Karena medan yang sangat sulit dan suasana gelap, membuat petugas dan warga tidak bisa mengejar mereka. Namun dilokasi penambangan warga menemukan motor yang diduga milik para penambang yang telah kabur. “Warga terlanjur marah, sehingga tidak bisa dikendalikan lagi,” paparnya.

Sampai kini, polisi belum mengetahui para pelaku yang kabur, karena pelaku yang tertangkap mengaku tidak mengenal mereka. “Sementara polisi hanya mengamankan 4 unit sepeda motor, yang tinggal kerangkanya,” imbuh Suryadi.

Diberitakan sebelumnya, Empat orang penambangan emas liar, ditangkap petugas gabungan dari polisi hutan, Polsek Silo dan masyarakat. Empat orang ini melakukan penambangan di kawasan hutan Perhutani di petak 16 B, Dusun Curahwungkal, Desa Pace, Kecamatan Silo.

Keempat pelaku diketahui bernama, Muslim (38) warga Dusun Sumberlanas Timur, Desa Pace, serta Marzuki (40) warga Dusun Curahwungkal, Desa Pace, Kecamatan Silo. Sedangkan dua pelaku lainnya, berasal dari luar Kabupaten Jember, yakni Tekad Riadi (42), asal Dusun Tanjungrejo, Desa/Kecamatan Kebun Dalem, Kabupaten Banyuwangi, dan Tatang (50) asal Desa Ciladaen, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten.(jok)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional