HUT RI Memo X

Menu

Kemenag Akan Panggil Kepala KUA

  Dibaca : 7 kali
Kemenag Akan Panggil Kepala KUA
LAUNCHING: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH bersama Bupati Jember Dr Faida MMR saat apel besar bersama serta penandatanganan MOU launching program bahaya narkoba di lingkungan pelajar
space ads post kiri

* Masalah Mangkirnya Penghulu Saat Akad Nikah di Kecamatan Mumbulsari

Pasca diberitakan sejumlah media massa tentang mangkirnya petugas pencatat nikah di acara perkawinan salah seorang warga di Dusun Angsana Desa/Kecamatan Mumbulsari, kemarin. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember H Rosyadi Badar langsung memberikan atensi khusus pada kasus tersebut.

Kasi Binmas Islam Kantor Kemenag Jember Abdullah (berkopyah) saat diwawancarai oleh wartawan bersama Kepala Kemenag Jember H Rosyadi Badar

Kasi Binmas Islam Kantor Kemenag Jember Abdullah (berkopyah) saat diwawancarai oleh wartawan bersama Kepala Kemenag Jember H Rosyadi Badar

“Saya dapat memo khusus dari Bapak Kepala (Kemenag) mengenai berita yang ditulis sejumlah media kemarin,” kata Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam, Abdullah, Selasa (19/1), di ruangan Kepala Kemenag Jember.

Menurutnya, ketidak hadiran penghulu tersebut karena persyaratan administratif yang diajukan oleh calon pengantin terutama yang perempuan kurang lengkap, sehingga KUA setempat tidak berani melaksanakan akad nikah sesuai dengan permintaan keluarga.

“Murni karena persyaratan normatifnya kurang lengkap. Padahal seharusnya, 10 hari sebelum pelaksanaan akad nikah, persyaratan normatif itu harus sudah diterima oleh KUA,” papar Abdullah.

Mengenai penentuan hari yang telah disepakati bersama, Abdullah menjelaskan, jika hal itu adalah kesepakatan keluarga calon pengantin, tanpa melalui persetujuan KUA. Namun, pihaknya tetap memanggil Kepala KUA Mumbulsari untuk menjelaskan duduk persoalan kenapa sampai peristiwa itu terjadi.

Dia menduga, ada miss komunikasi antara pihak keluarga calon pengantin dengan KUA setempat.

“Tadi kami telah memanggil Kepala KUA Mumbulsari untuk menjelaskan kronologi permasalahannya dan sudah klir,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Edi Fitrianto, Warga Dusun Angsana, Desa/Kecamatan Mumbulsari, mengaku kecewa dengan kinerja penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Karena, pada Jumat (15/1) kemarin, petugas pencatat nikah tak menghadiri prosesi akad salah seorang keluarganya.

Page 1 of 3123
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional