pariwisata kabupaten jember

MUI: Kelompok Radikal Bisa Manfaatkan Kasus Pelecehan Islam

  Dibaca : 20 kali
MUI: Kelompok Radikal Bisa Manfaatkan Kasus Pelecehan Islam

Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jember meminta aparat hukum bertindak tegas terhadap pelaku pelecehan Islam. Jika tak ada tindakan tegas, MUI khawatir, itu akan menjadi alasan kelompok radikal untuk melakukan tindak kekerasan.

MUI

MUI

Salah satu jenis pelecehan yang sempat ramai adalah pembuatan alas kaki dengan tulisan kaligrafi. Namun kasus ini berhenti, karena penjual alas kaki itu meminta maaf. Tak lama kemudian muncul produk-produk lain yang juga memakai motif hiasan yang melecehkan Islam.

“Sebenarnya yang diharapkan teman-teman ada sampel pelaku yang diproses hukum serius. Jangan berhenti dengan minta maaf. Ini kan negara hukum. Ini sekaligus pelecehan terhadap konstitusi kita,” kata Ketua MUI Jember Ahmad Halim Subahar.

Penegakan hukum dengan menahan pelaku akan memberikan pembelajaran kepada semua pihak,. agar tidak memprovokasi umat Islam. “Kalau ditahan ada proses pembelajaran. Jadi yang lain tidak memanasi umat Islam terus, karena ada indikasi seolah-olah umat Islam ini diobok-obok sehingga ada konflik dan masuk paham-paham baru,” kata Halim.

Halim bersyukur sejauh ini situasi Jember kondusif. Koordinasi tokoh-tokoh agama dengan pemerintah dan aparat kepolisian berjalan bagus. “Beberapa tahun lalu Jember kurang kondusif, meski di permukaan kondusif. Radikalisme, sinkretisme itu tak kelihatan tapi jelas nyata. Diproses hukum tidak bisa, karena belum ada action yang meresahkan masyarakat,” katanya.(bjt)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional