HUT RI Memo X

Menu

Awal Tahun Anggaran SKPD Diminta Pacu Kinerja

  Dibaca : 2 kali
Awal Tahun Anggaran SKPD Diminta Pacu Kinerja
LAUNCHING: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH bersama Bupati Jember Dr Faida MMR saat apel besar bersama serta penandatanganan MOU launching program bahaya narkoba di lingkungan pelajar
space ads post kiri

DPRD Kabupaten Jember menilai sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Jember lemot dalam melakukan lelang. Sebab sejak awal sudah jelas jika SKPD diminta untuk segera melakukan lelang agar penyerapan anggaran bisa dilakukan sejak awal tahun.


SKPD jember.(istimewa)

SKPD jember.(istimewa)

Selain itu, DPRD Kabupaten Jember juga menyangsikan kinerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Jember harus sudah siap kapanpun diminta melaksanakan lelang. Hal ini dikatakan Isa Mahdi, Anggota Komisi D DPRD Jember bahwa yang disampaikan Plt Sekkab Jember beberapa waktu lalu, terkait kekawatiran pihaknya kepada SKPD yang belum melakukan lelang tersebut.

“Ternyata SKPD dilingkup Pemkab Jember masih belum siap dengan instruksi Presiden, Gubernur dan PJ Bupati tentang percepatan anggaran. Padahal, hal tersebut seharusnya sudah dilakukan oleh seluruh SKPD untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran di awal tahun,” ini,” kata Isa kepada awak media.

Politisi dari Partai Hanura ini juga mengatakan jika hal seperti ini harus menjadi sebuah catatan ketidaksiapan dari SKPD dalam menyerap anggaran yang agak lemot. “Harus adanya sebuah evaluasi, terkait ketidaksiapan SPKD. SKPD seharusnya bisa lebih bertindak profesional. Ketika ada instruksi linier maka dapat segera melakukan akselerasi untuk bisa segera melakukan percepatan dan lelang, terutama untuk proyek yang memang memberikan banyak manfaat kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Isa, tidak alasan untuk menunda program percepatan yang digagas pemerintah ini, sebab program ini secara langsung dari pusat. Dirinya menganggap sebenarnya tidak ada yang sulit dalam pelaksanaan pembangunan di awal tahun.

“Sebenarnya program ini hanya tinggal mengubah saja, yang sebelumnya dilakukan di akhir tahun, maka tahun ini dilaksanakan di awal tahun, itu saja sebenarnya,” ujarnya.

Karena jika melihat administrasi, diutarakan Isa Mahdi lagi, bahwa sebenarnya tidak ada perubahan hanya merubah metode kerjanya. Maka dari itu, kinerja SPKD dan jajaran untuk dapatnya ditingkatkan, jangan sampai lemot seperti tahun sebelumnya.

“Ini mungkin sebagai langkah penyesuaian diri, sebab dikawatirkan pada pemerintahan yang baru nanti dapat mengikuti program kerjanya tanpa adanya SKPD yang lemot. Sebab program banyak sekali ytang ditunggu masyarakat untuk segera dilaksanakan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Jember, Hadi Sasmito mengaku pihaknya tidak ada masalah untuk kapanpun melaksanakan lelang proyek. Pihaknya hanya menunggu dari SKPD untuk menyerahkan persyaratan sebelum dilakukan lelang proyek di awal tahun.

“Kami sudah meminta kepada SKPD untuk secepatnya. Sehingga bisa segera dilakukan lelang,” terang Hadi menjelaskan kondisi ULP beberapa waktu lalu saat dimintai keterangan awak media.
Hasil dari klarifikasi Hadi waktu itu, bahwa tim ULP segera dibentuk untukmelakukan proses lelang. Namun jika dari SKPD belum melakukan penyerahan proyeknya maka jelas program percepatan yang dicanangkan pemerintah akan sia-sia saja.(dik)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional