HUT RI Memo X

Menu

Aparat Gabungan Gelar Razia Kendaraan

  Dibaca : 3 kali
Aparat Gabungan Gelar Razia Kendaraan
LAUNCHING: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH bersama Bupati Jember Dr Faida MMR saat apel besar bersama serta penandatanganan MOU launching program bahaya narkoba di lingkungan pelajar
space ads post kiri

* Persempit Ruang Gerak Kelompok Teror

Pasca teror bom di Jalan Thamrin Sarinah Jakarta beberapa hari lalu membuat status siaga satu diberlakukan di seluruh Indonsia. Perburuan kelompok terduga teroris juga dilakukan di berbagai daerah baik operasi penyergapan maupun operasi ofensif Cipta Kondisi. Seperti yang dilakukan aparat gabungan TNI dan Polri di Kabupaten Jember, Rabu (20/1).

polisi sedang melakukan razia.(istimewa)

polisi sedang melakukan razia.(istimewa)

Ratusan aparat gabungan dari Kepolisian Resort dan Komando Distrik Militer 0824 Jember merazia kendaraan bermotor yang melintas di jalan raya yang menjadi jalur penghubung antar kabupaten. Sekitar 200 personil dikerahkan untuk memeriksa semua kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun empat. Hal itu untuk untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror yang akan masuk ke wilayah Jember.

Menurut Kasatlantas Polres Jember AKP Nopta Histaris Suzan kepada sejumlah wartawan Rabu (20/1), razia ini merupakan bagian dari status siaga satu yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror. “Operasi kali ini, kami fokus untuk memeriksa barang-barang yang diduga sebagai bahan peledak, senjata tajam mapun bahan pembuat narkotika,” katanya.

Menurut dia, semua unsur kepolisian di Polres Jember dan TNI proaktif untuk melaksanakan kegiatan ini. Sebab, aparat tidak mau kecolongan dengan masuknya terduga teror di Jember.

Dalam operasi kali ini, petugas lebih memfokuskan pemeriksaan ke mobil boks serta kendaraan pribadi yang cenderung tertutup. Sehingga berpotensi ditunggangi kelompok teror yang berusaha bersembunyi dari pantauan aparat.

Selain memeriksa kelengkapan surat kendaraan, petugas juga memeriksa barang bawaan, sehingga para pengemudi harus membuka kontainer maupun bagasi mobilnya.

Pantauan wartawan, di titik pertigaan Pasar Sabtuan yang menjadi jalur penghubung ke Kabupaten Banyuwangi, puluhan aparat telah bersiaga untuk memeriksa sejumlah kendaraan. Hampir seluruh kendaraan diperiksa, bahkan petugas meminta sang sopir untuk menunjukkan isi muatan, maupun barang-barang yang berada di dalam mobil mereka. “Kita rencanakan operasi ini mobile di beberapa titik, terutama di jalur masuk yang menjadi perbatasan antar kabupaten. Untuk sementara, kita masih fokuskan di dua titik, yang menjadi penghubung ke Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi dan Lumajang,” imbuhnya.

Nopta menambahkan, razia ini nantinya juga akan diikuti oleh satuan polisi di tingkat kecamatan yang akan dilakukan secara berkala.

Selly, salah seorang pengendara motor roda dua yang terkena razia mengatakan dirinya terjaring razia saat akan menuju sebuah depot di wilayah Tegal Besar. “Ya tadi aku kena razia mas, SIM ku gak tak bawa lupa ada di rumah sedangkan STNKnya juga gak ada karena baru ambil dari dealer. Hanya dikasih surat jalan tuh suratnya di pak polisi, “ ucap wanita cantik itu sambil tersenyum dan menelpon seseorang yang ia panggil papi.(dik)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional