HUT RI Memo X

Menu

Mantan Kasun Ditemukan Kritis

  Dibaca : 2 kali
Mantan Kasun Ditemukan Kritis
LAUNCHING: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH bersama Bupati Jember Dr Faida MMR saat apel besar bersama serta penandatanganan MOU launching program bahaya narkoba di lingkungan pelajar
space ads post kiri

* Menghilang 3 Hari, Terkapar di Sungai

Dikira sudah menjadi mayat, ternyata Mantan Kasun yang menghilang dari rumah tiga hari dan belum pulang, ditemukan dalam kondisi kritis. Muhammad Sutahir (70) mantan Kasun di Desa Kemiri Panti sekitar pukul 06.00 ditemukan tergeletak di dasar sungai Dinoyo Dusun Glundengan Desa Suci Panti.

KRITIS: Sutahir dirawat intensif di Puskesmas Panti. (yud)

KRITIS: Sutahir dirawat intensif di Puskesmas Panti. (yud)

Saat ditemukan, kondisi mantan Kasun yang diketahui mengalami gangguan mental ini tidak bergerak, sehingga warga mengira korban sudah meninggal. Warga yang mengetahui hal ini langsung melaporkan ke Polsek Panti.

Petugas yang datang ke lokasi penemuan sang mantan Kasun langsung mengevakuasi korban dan membawa ke Puskesmas setempat. Namun setelah di cek oleh petugas kesehatan ternyata denyut nadi korban masih berfungsi dan dinyatakan belum meninggal.

“Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadar, bahkan warga menduga kalau yang ditemukan mayat, sehingga warga lapor ke polsek Panti, ternyata korban masih hidup dan dalam keadaan tidak sadarkan diri,” ujar Aiptu Syaifudi Ka SPK Polsek Panti.

Korban awalnya dikira Mr X, karena dalam tubuh korban, baik warga maupun petugas tidak menemukan identitas sama sekali, namun setelah tahu korban dinyatakan hidup, petugas mengabarkan kepada seluruh perangkat desa agar warga yang merasa kehilangan anggotanya keluarganya segera mengecek ke Puskesmas Panti.

“Setelah kami ambil gambar dan mengabarkan ke seluruh perangkat desa ternyata korban bernama Sutahir warga Dusun Krajan Desa Kemiri, saat ini korban masih dirawat di puskesmas, dan keluarganya segera datang, dan informasinya korban tidak pulang dan meninggalkan rumah selama 3 hari,” ujar Syaifudin.(yud)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional