pariwisata kabupaten jember

Tim Kejari Jember Turun Gunung

  Dibaca : 18 kali
Tim Kejari Jember Turun Gunung

* Perdalam Bukti Dugaan Penyelewangan TKD

Mencuatnya kasus penyelewengan Tanah Kas Desa (TKD) Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, tiga bulan yang lalu, membuat tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember turun gunung mengumpulkan alat bukti, Rabu (13/1) lalu. Rombongan tim Pidsus Kejari Jember, mendatangi kantor Balai Desa Sumberejo.

Kedatangan tim mencari bukti serta keterangan baru dengan meminta keterangan sejumlah perangkat desa, mantan pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pengurus BPD yang masih aktif. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan secara tertutup. Sekitar 30 orang yang diduga berkaitan dalam kasus ini diperiksa oleh tim.

Semula, tim Pidsus Kejari Jember, enggan berkomentar seputar penyidikan tersebut saat wartawan menanyakan maksud kedatangan tim Kejari di balai desa setempat. Awalnya Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Jember Asih, mengatakan jika kehadiran tim sebatas mampir dari jalan-jalan. “Kami hanya mampir saja, bertamu bersama tim. Dan ini bukan pemeriksaan, tapi meminta keterangan dari BPD,” katanya.

Namun, setelah sejumlah wartawan mendesak dengan pertanyaan, Asih tak dapat mengelak lagi. Kepada wartawan dirinya menjelaskan, jika kehadirannya memang untuk melakukan pemeriksaan lanjutan mengenai dugaan penyelewengan TKD Sumberrejo. “Kami memperjelas saja, masalah bener atau tidaknya tidak tahu.

Mengenai hasilnya, kami juga belum tahu. Nanti masih akan dirumuskan oleh tim,” ucapnya hati-hati.

Asih menambahkan, dalam menangani kasus ini pihaknya harus hati-hati dalam mengambil tindakan, karena menyangkut nama baik dan nasib perorangan serta keluarga. Saat disinggung mengenai waktu penuntasan kasus, Asih tak dapat memastikannya. Karena, setelah pemeriksaan dilakukan, maka timnya masih akan merumuskan hasil materi pemeriksaan tersebut. “Tak bisa memastikan mengenai waktu penyidikan.

Tergantung bagaimana hasil permintaan keterangan dari temen-temen. Nanti tim juga akan kumpul untuk membahas hasil,” imbuhnya.

Kendati demikian, Asih memastikan, jika kasus ini telah memasuki tahap penyidikan. “Iya, sudah proses penyidikan,” jawabnya, singkat.

Sementara itu, salah seorang anggota BPD Sumberrejo yang tak mau namanya dikorankan enggan berkomentar banyak mengenai materi pertanyaan yang disampaikan oleh tim Pidsus Kejari Jember.

Saat ditanya wartawan terkait kedatangan tim Kejari Jember dib alai Desa Sumberrejo anggota BPD tersebut sembari menghindar. “ Hanya diminta ngisi biodata saja. Hanya diabsen,” singkatnya dengan berlalu meninggalkan wartawan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dugaan penyelewengan TKD tersebut ditengarai melibatkan oknum perangkat desa setempat. Tanah seluas sekitar 80 bahu, atau setara 65 hektar ini, sejak tahun 2014 lalu disewakan oleh oknum perangkat desa, namun tidak jelas peruntukan keuangannya. Sehingga sejumlah warga melaporkan perkara itu ke Kejari Jember, sekitar tiga bulan lalu.(dik)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional