pariwisata kabupaten jember

Tugas Wartawan Mencari Berita dan Membuat Karya Jurnalistik

  Dibaca : 180 kali
Tugas Wartawan Mencari Berita dan Membuat Karya Jurnalistik

Di Jember Marak wartawan yang berdalih menjual kalender dan taplak

Hati-hati…! oknum wartawan menjual barang dan meminta bantuan secara paksa bergentayangan di Jember seperti halnya kejadian beberapa hari lalu di salah satu perumahan yang berada di Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates.

Oknum tersebut mengaku sebagai oknum wartawan media “SKN G” terbitan Kabupaten Lumajang.

Beruntung tak sampai menjadi korban, lantaran keburu kepergok oleh rekan rekan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Kabupaten Jember, yang kemudian menyarankan kepada pemilik rumah yang didatangi oknum tersebut agar tidak menghiraukan.

Alhasil oknum wartawan tersebut tidak kembali. Namun bukannya jera, perbuatan yang sama diulang kembali. Kali ini dialami AY Kamis (9/2) sekira pukul 12.30 wib melalui Fanpage DARI JEMBER OLEH JEMBER UNTUK JEMBER, mengeluhkan perbuatan oknum wartawan yang sama dengan kejadian di Perumahan Tegal besar.

Menurutnya, oknum wartawan ini bukannya melakukan tugas peliputan akan tapi menjual kalender, taplak dan sejumlah barang lainnya. Mereka meminta dan berdalih sumbangan dengan cara memaksa kepada yang mereka datangi.

Menanggapi perihal tersebut Forum Wartawan Lintas media ( FWLM ) Jember melalui Ketuanya Ihya Ulumiddin menyerukan dan sekaligus mengutuk tindakan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan wartawan tersebut.

Menurut Udik sapaan akrabnya, kejadian tersebut telah mencoreng nama baik wartawan baik di Jember maupun di Indonesia.

“Kami menghimbau kepada semua insan pers khususnya yang berada di Kabupaten Jember dan umumnya seluruh Indinesia serta segenap elemen mayarakat, agar turut serta mengawasinya, apabila ditemukan hal yang sama, laporkan ke teman pers terdekat, Dewan pers dan kalau perlu laporkan pihak berwajib,” katanya kepada sejumlah media.

Lebih lanjut Udik menegaskan bahwa sesuai UU Pers no 40 tahun 1999 wartawan atau jurnalis bertugas mencari berita, mengolah berita dan menyajikan berita menjadi sebiuah karya jurnalistik untuk disebarluaskan kepada masyarakat di media masing-masing.

“Jadi jelas tugas wartawan adalah menghasilkan karya jurnalistik sesuai UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” ujar wartawan Harian Memo X tersebut.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Majalah Gempur Jember, Khoerush Sholeh yang nama medianya mirip dengan media tersebut mengatakan bahwa pihaknya merasa dirugikan atas kejadian yang dilakukan oleh oknum wartawan media tersebut.

“Selama ini media kami tidak pernah meminta bantuan dengan cara menjual barang seperti kalender, taplak, kaos dan menjual barang-barang lainnya, apalagi dilakukan dengan cara melakukan pemaksaan,” tegasnya.

Sama dengan pernyataan Udik, Khoirus juga menambahkan bahwa sebagai seorang jurnalis atau wartawan bertugas mencari berita dan menghasilkan karya jurnalistik. Bukan lagi menjual taplak, kalender dan sebagainya.

“Modusnya kan partisipasi namun ada nominal yang tertera. Inikan sudah beda maksa lagi apa buka memeras namanya jika sudah seperti ini,” kesal Khoirus.

Pihaknya juga menyayangkan selama ini di Jember tidak pernah ada laporan wartawan yang menjual kalender, taplak dan sebagainya. Namun sejak beberapa bulan yang lalu terddapat laporan dengan kasus yang sama di Jember.(yud/jun)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional