pariwisata kabupaten jember

Pelayanan Dinas Perijinan Satu Atap Dikeluhkan

  Dibaca : 88 kali
Pelayanan Dinas Perijinan Satu Atap Dikeluhkan

Hambali (56) salah satu pengusaha batu kapur asal Kecamatan Puger keluhkan proses perijinan pelayanan satu atap lambat, pasalnya dirinya harus menanggung kerugian besar gara-gara keterlambatan pelayanan di Dinas Perijinan yang sekarang menjadi satu atab tersebut.

Kepada sejumlah wartawan Hambali mengungkapkan bahwa sampai saat ini tentang Perseroan Terbatas (PT) Sekar Jagad yang dipimpinnya belum mengantongi SIUP. Padahal, itu merupakan salah satu syarat menjual batu kapur yang sudah lama dikelola selama ini.

“Untuk menjual batu kapur, syaratnya harus ada SIUP. Saya menunggu sekian lama, katanya menunggu lembaga baru. Ternyata, sampai saat ini belum ada kejelasan hanya sekedar didata, tidak diproses,” jelasnya.

Dirinya mengaku, ratusan ton batu kapur menumpuk dan biaya operasional juga membengkak sehingga sirkulasi keuangan perusahaan menjadi macet. “Setidaknya, saya mendapatkan surat tanda terima atau keterangan bahwa perijinan masih dalam proses. Ini tidak ada,” tambahnya.

Menurutnya, ada salah satu pegawai menyampaikan bahwa itu masih menunggu perintah bupati. “Masih tidak bisa menerbitkan dan mengeluarkan surat. Alasannya, menunggu perintah Bupati Jember,” pungkasnya.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional