pariwisata kabupaten jember

Sertifikat Tanah Perum LC Puger Diagunkan Oknum di KSU

  Dibaca : 96 kali
Sertifikat Tanah Perum LC Puger Diagunkan Oknum di KSU
Sunardi Perwakilan Penerima Perum LC Puger Saat Menemui Pihak KSU Putra Mandiri Pontang-Ambulu Menanyakan Sertifikat Perumahan

*Slamet: Kita Sudah Ditipu

Setelah kurang lebih 9 Tahun pasca mangkraknya bangunan nelayan Land Consolidation atau LC dengan berbagai permasalahan internal membuat para penerima perumahan di pinggir pesisir Pantai Pancer terombang-ambing hingga kini.

Sekarang permasalahan timbul kembali, kali ini sertifikat perumahan LC atas nama Misrai dan Misnadi yang beberapa waktu lalu tiba tiba didatangi pihak Koperasi KSU Putra Mandiri, yang beralamatkan di Desa Pontang kecamatan Ambulu, dengan tujuan meminta tanggung jawab atas tunggakan pembayaran pinjaman uang, diketahui besaran pinjaman Rp 20 juta dengan jaminan Sertifikat.

“Padahal saya ini tidak pernah menghutangkan sertifikat perumahan LC, boro boro menariknya di BPR mas, sertifikat saja tidak tahu, sudah 9 tahun ini saya mencari sertifikat atas nama saya, loh kok tiba-tiba ada petugas dari koperasi meminta pertanggung jawaban ke saya, ketika saya tanyakansiapa yang mengadaikan dia Diam, ” ujar Misrai (46), asal Puger Kulon penerima manfaat perumahan LC kepada awak media.

Sementara itu pihak Koperasi Putra Mandiri saat dikonfirmasi media, Kamis (16/1) siang melalui Sekretarisnya, Slamet menerangkan kronologis cerita bagaimana sertifikat itu sampai ke pihak koperasi yang dikelolanya, sertifikat tersebut di jaminkan oleh orang bernama Mukhiyar warga Desa Pontang.

“Kami tidak tahu mas, kalau begini jadinya, kami menduga agunan (sertifikat) tersebut awalnya miliknya Mukhiyar, karena sudah 1 tahun tak ada pembayaran kami melakukan penagihan kepada atas nama disertifikat itu, loh kok begini ceritanya,” ungkapnya

Masih lanjut Slamet dikarenakan pihak koperasi yang merasa tertipu oleh orang bernama Mukhiyar, selanjutnya pihak koperasi akan menempuh jalur hukum. “Ya kalau begini kita kan sudah ditipu mas, kalau pelaku (Mukhiyar) tidak segera menyelesaikan tanggungannya yang sudah disepakati dengan kami (pihak koperasi) kita akan tempuh jalur hukum mas,” pungkas Slamet geram. (lum/mzm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional