pariwisata kabupaten jember

Petani Cabai di Jember Merugi

  Dibaca : 159 kali
Petani Cabai di Jember Merugi

#Ditengah Harga Cabai Yang Melambung

Harga cabai yang melambung tingi ternyata tidak diikuti dengan keuntungan yang didapat oleh para petani cabai yang menanam. Banyak faktor yang menyertai kondisi tersebut.

Para petani cabe di Kabupaten Jember memprediksi fluktasi harga cabe di pasaran akan berlangsung 1 sampai 2 bulan kedepan. Hal itu disebabkan cuaca ekstrim serta tingginya curah hujan yang terjadi membuat banyak tanaman cabe petani rusak.

Salah satu petani cabe asal Kecamatan Mayang, Hafid (45) mengatakan melonjaknya harga cabe di pasaran, tidak lantas menjadi keuntungan bagi para petani khususnya di wilayah kecamatan setempat.

Menurut Hafid, kondisi itu dikarenakan faktor cuaca yang kurang mendukung sehingga berpengaruh pada hasil panen tanaman cabe.
“Walaupun sekarang harga cabe mahal, namun petani tidak mendapat untung banyak, karena tanaman cabe banyak yang rusak,” ujarnya.
Hafid menjelaskan bahwa akibat cuaca ekstrim dan tingginya intensitas hujan, tidak sedikit petani yang ada di Kecamataan Mayang justru harus menanggung kerugiaan besar.

“Dalam sekali panen biasanya mencapai 2 sampai 3 kwintal, namun sekarang menyusut drastis karena curah hujan tinggi, kita hanya bisa panen sekitar 10 sampai 20 kilogram saja,” keluhnya.

Menurutnya, para petani cenderung menjual hasil tanaman cabe kepada para tengkulak dibanding langsung menjual kepada para pedagang dipasaran.
“Untuk harga cabe hijau dari petani harganya 40 ribu per kilo, sedangkan dipasaran dijual sekitar 60 ribu,memang ada selisih harga tapi pertimbangan menghindari cabe rusak, kalau dijual ke pedagang langsung lakunya pasti lama, lain jika kita jual langsung ke pengepul,” tandasnya.

Sementara itu dari pantauaan wartawan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Jember, harga cabe di tingkat pedagang masih cukup mahal. Terutama untuk harga cabe merah kriting yang tembus hingga harga 150 ribu/kilogram. Sedangkan untuk harga cabe kecil hijau dijual antara 60 ribu- 65 ribu per kilogram. (dik/jun)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional