pariwisata kabupaten jember

Transportasi Pelajar Butuh Sentuhan Pemkab Jember

  Dibaca : 49 kali
Transportasi Pelajar Butuh Sentuhan Pemkab Jember
BAHAYA : siswa MTSN Tanggul mengendarai motor sambil merokok

Sudah menjadi hal biasa setiap pagi di jam Berangkat sekolah Sekira pukul 06.30 Wib, di Jalan raya yang menuju ke Arah Madrasah Tsnawiyah Negeri ( MTSN ) 1 Tanggul yang berada di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, banyak lalu lalang Siswa MTSN yang mengendarai sepeda motor berangkat sekolah.

hal tersebut menjadi Keprihatinan banyak Masyarakat, pasalnya tak jarang karena jiwa mudanya yang masih membara mereka terkadang melakukan kendaraan tak terukur alias Kebut kebutan, berboncengan lebih dari standart Aturan ( berboncengan 3), bukan hanya itu dengan gayanya mereka juga sambil Merokok, jelas hal tersebut mengancam keselamatan Umum,

” selain anak anak masih belum bisa mengendalikan emosi, merekapun jelas masih belum sangat faham betul bagaimana Mengendarai Sepeda motor yang baik, hal ini yang akan memicu terjadinya Kecelakaan.” Ungkap Bambang Triloka warga Dusun krajan Desa Manggisan, kepada Memo X selasa (21/2/2017) sekira pukul 07.00 wib.

Masih kata Bambang, Namun hal tersebut terkesan diamini Oleh pihak Sekolah, pasalnya dengan Puluhan kendaraan sepeda motor siswa yang di parkir dihalaman rumah orang yang posisi rumahnya tepat berada didepan Sekolah adalah bukti tak ada teguran dari pihak sekolah.

” kalau pihak sekolah mengatakan tidak tahu anak didiknya yang masih kurang umur tersebut berangkat sekolah dengan mengendarai sepeda motor, saya kira itu tidak pas, pasalnya mereka ( siswa ) memarkir sepedanya dihalaman rumah yang posisinya tepat di depan sekolahannya.” Ujarnya.

Padahal sudah jelas dalam UU No 22 tahun 2009, tentang lalu lintas dan Angkutan Jalan, lanjut Bambang, mereka yang diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor harus berusia minimal 17 tahun atau mempunyai SIM, sementara mereka (siswa) yang masih Sekolah Setara SMP umurnya masih belum cukup untuk mengendarai Kendaraan bermotor, artinya siswa Setara SMP mengendarai Sepeda motor telah melanggar UU,

” saya berharap pihak sekolah dan Instansi terkait sesegera memberlakukan Aturan tegas kepada siswa Yang masih belum cukup umur agar berangkat sekolah tidak mengendarai motor sendiri, demi keselamatan mereka sendiri khususnya dan untuk Masyarakat secara umum ” Tukasnya.

Suwahid

Suwahid

Sementara Pihak MTSN 1 Tanggul, melalui PKM Kurikulum Suwahid didampingi PKM Humas Hijrah isnaini saat dikonfirmasi di rungannya mengatakan, bahwasannya pihak sekolah sudah memberikan himbauhan agar berangkat ke sekolah dengan tidak mengendarai Sepeda motor.

” bahkan kami waktu itu sudah memberikan surat edaran resmi kepada wali murid, ada kok arsipnya mas, dengan dasar pertimbangan waktu itu mereka tidak mempunyai SIM, ” ungkap Suwahid.

Masih lanjut Suwahid Pihaknya juga sudah pernah mengumpulkan orang tua dan mensosisalisasikan agar pihak orang tidak memperbolehkan anaknya ketika berangkat sekolah tidak diperbolehkan untuk mengendarai sepeda motor sendiri.

” kita sosialisasikan mas, bahkan waktu itu kita sampaikan, ketika ada apa apa dengan siswa dijalan yang membawa sepeda motor ke sekolah itu menjadi tanggung jawab Orang tua, artinya apa, kita sudah melarang mas.” Pungkasnya. (Yud)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional