pariwisata kabupaten jember

Pola Komunikasi Sportif Perlu Dilakukan

  Dibaca : 58 kali
Pola Komunikasi Sportif Perlu Dilakukan

# Antara Eksekutif dan Legislatif di Jember

Dosen jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Jember Dr Mohamad Iqbal menyampaikan, dalam istilah akademik, isu yang menimpa dua lembaga pemerintah daerah Kabupaten Jember tersebut dikenal dengan istilah divided government atau pemerintahan yang terbelah.

Menurut Iqbal, pemerintahan yang terbelah merupakan bentuk dari adanya konflik internal organisasi politik. Ia mengomentari pernyataan salah seorang anggota DPRD saat dialog beberapa waktu lalu, bahwa jalan keluar untuk mengatasi kebuntuan komunikasi politik lembaga eksekutif dan legislatif Jember tidak hanya harus dilakukan oleh Bupati, melainkan juga DPRD Jember.

Iqbal mengatakan, terdapat tiga aktor yang perlu berperan untuk memecahkan persoalan isu ketidak harmonisan antar kedua lembaga tersebut. Tiga aktor yang dimaksud adalah organisasi politik, media, dan masyarakat. “Persoalan isu ini membutuhkan peran yang sinergis antar ketiganya,” katanya.

Sedangkan mengenai pola komunikasi yang tepat digunakan dalam persoalan ini, Iqbal menambahkan, adalah pola komunikasi yang sportif. Karena sebelumnya Ia menjelaskan, bahwa secara teoritik, pola komunikasi politik terdiri dari dua macam, yaitu pola komunikasi sportif dan pola komunikasi defensif.

Pola komunikasi defensif, tutur Iqbal, adalah pola komunikasi yang cenderung mencari kesalahan dan tidak memandang permasalahan secara jernih. Sedangkan komunikasi sportif merupakan pola komunikasi yang cenderung mendeskripsikan masalah secara lugas dan rasional.

“Bahwa persoalan isu kebuntuan komunikasi politik yang tengah menimpa legislatif dan eksekutif Jember semestinya diselesaikan dengan pola komunikasi yang sportif antar kedua pihak,” tukasnya. (dik/jun)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional