pariwisata kabupaten jember

Tak Lelah Berjuang Lebih Dua Tahun Cari Keadilan

  Dibaca : 163 kali
Tak Lelah Berjuang Lebih Dua Tahun Cari Keadilan
Dua Tahun Berjuang, 4 Buruh PDP Jember Akhirnya Dipekerjakan

# Akhirnya Empat Buruh PDP Kahyangan Jember Kembali Bertugas

Tak lelah mencari keadilan, akhirnya setelah lebih dari dua tahun empat buruh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember kembali bertugas, setelah mediasi yang difasilitasi Disnakertran disetujui kedua belah pihak yang sedang bersengketa.

Tak Lelah Berjuang Lebih Dua Tahun Cari Keadilan

Dua Tahun Berjuang, 4 Buruh PDP Jember Akhirnya Dipekerjakan

Keempat buruh PDP Kahyangan Jember tersebut yakni Dwiagus Budianto (Sopir) , Wahyu Baskoro (Pj Kabag Afdiling Sumber Tenggulun – Produksi Teknik), MH Abidin Salahuddin (Kasir Kebun Sumberwadung- Kopi olahan), dan Sulyono (Pengembangan Unit Usaha lain/uul – Office Boy).

Pengangkatan kembali ke empat buruh yang selama tiga tahun terakhir tidak ada kejalasan ini lantaran Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun (FKPAK) terus berupaya mendesak Disnakertans agar segera menindaklanjuti laporan yang selama ini didiamkan. Pengangkatan ini berdasarkan surat Perjanjian bersama antara Dirut PDP Kahyangan dan FKPAK yang disaksikan Disnakertran, M Yasin.

Ketua FKPAK Dwiagus Budianto saat ditemui di kantor PDP Kahyangan baru-baru ini me4ngatakan ada dua alternatif yang ditawarkan dalam mediasi, alternatif pertama bekerja kembali tanpa mendapatkan penggantian upah, selama dua tahun terakhir.

“Dan yang kedua mendapatkan pesangon dengan dua kali gaji sesuai ketentuan undang-undang pasal 156 UU No 13 tahun 2003,” jelasnya.

Masih kata Dwi Agus, demi tegaknya peraturan Undang-undangan Tenaga Kerja di jember khususnya, mereka pilih alternatif pertama, dan tetap menuntut pergantian gaji selama masih dalam massa sengketa. “Akibatnya mediasi yang digelar 24 Pebruari 2017 gagal dan ditunda pada mediasi ke dua,” katanya.

Lebih lanjut Dwi Agus saat itu bersama ketiga buruh yang lain tetap menuntut kepada PDP Kahyangan yang difasilitasi Disnakertran memberikan hak sesuai aturan 170, dipekerjakan kembali dan mendapatkan upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam mediasi ke dua, 27 Pebruari 2017, mereka sepakat, dipekerjakan dan diberi upah dibawah tuntutan, yang dituangkan dalam perjanjian bersama, ditandatangani kedua belah pihak (Dirut PDP Ir Harianto, MSi dan Ketua FKPAK, Dwiagus Budianto) dan mediaotor Disnakertran M Yasin sebagai saksi.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional