pariwisata kabupaten jember

Atur Laju Pertumbuhan Penduduk

  Dibaca : 88 kali
Atur Laju Pertumbuhan Penduduk
ilustrasi Keluarga Berencana (ist)

# Warga Masyarakat Terima Layanan KB Gratis MOW dan MOP

Jember, Memo X – Guna mengatur laju pertumbuhan pendudukan dengan kelahiran perlu dilakukan metode dalam Keluarga Berencana yang sudah dikenal seperti penggunaan alat kontrasepsi dan juga mengatur jadwal kehamilan secara periodik.

Namun juga dikenal pula metode dari Keluarga Berencana yang dikenal dengan Metode Operasi Wanita (MOW) bagi peserta wanita atau perempuan. Tak hanya kaum perempuan saja yang disasar, kini kaum pria juga bisa menggunakan langkah tersebut dengan Metode Operasi Pria (MOP).

Demikian disampaikan Kabid KB dan KS Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Jember Riyadi Budi Cahyono kepada sejumlah wartawan saat mendampingi warga masyarakat yang menjadi peserta KB metode MOW dan MOP di Rumah Sakit Bina Sehat akhir pekan lalu.

Menurut Budi acara pelayanan tersebut dilakukan secara serentak yang diikuti warga masyarakat yang tersebar di 31 Kecamatan yang ada di Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut juga diikuti lebih dari 150 peserta yang terdiri dari 130 untuk MOW dan 20 untuk peserta 20 MOP.

“Kegiatan ini sudah yang ke-14 kali, dengan peserta terbanyak dari Kecamatan Jelbuk,” katanya.

Masih kata Budi, peserta yang mengikuti Metode Operasi yang sekarang ini memang betul-betul mantap yang sudah anaknya pasti minimal dua dan umur sudah dua tahun dan tidak ingin menambah anak lagi.

“Jadi pilihan untuk mengikuti MO dari peserta yang sudah mantap ini,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan juga bahwa Petugas Lapang Keluarga Berencana (PLKB) tetap mendampingi untuk melihat perkembangan kesehatan dari para akseptor. Jadi sampai ke wilayah sampai di rumah mereka tetap dipantau tentang perkembangannya.

Dikatakan oleh Budi, untuk tahun kemarin pihaknya bahkan melayani 280 akseptor MOW, tepatnya pada bulan Desember tahun 2016. Pihaknya juga mengagendakan untuk tahun 2017 akan mengadakan 3 kali kegiatan serupa.

“Pada bulan Agustus nanti, dimana tiap tahun kita adakan tiga momentum, mungkin setelah Agustus bisa ke bulan November untuk yang ke tiga kalinya. Jadi ada tiga moment dalam satu tahun,” jelasnya.

Sebelum dilakukan operasi pihak medis Rumah Sakit masih mengadakan pengecekan ulang tekanan darah pasien dengan maksud layaknya pasien tersebut dioperasi dengan tidak adanya gangguan Hipertensi atau darah tinggi. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama DPPPAKB, TNI, RS.Bina Sehat, Pegiat Genre dan Kader HMI. (dik/mzm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional