pariwisata kabupaten jember

Ayan Kambuh Bocah Tewas di Saluran Air Sawah 

  Dibaca : 160 kali
Ayan Kambuh Bocah Tewas di Saluran Air Sawah 
TKP: Sesaat jasad Ekbal Abitiya di evakuasi

Diduga akibat penyakit ayan yang di idapnya kambuh, Ekbal Abitiya (13) warga Dusun Tutul RT 01 RW 22 Desa Tegalsari Kecamatan Ambulu, Minggu (26/3/2017) sekira pukul 09.20 Wib, ditemukan tewas di sebuah saluran air yang lokasinya berada di areal persawahan yang berjarak kurang lebih 500 meter dari rumahnya.

Ayan Kambuh Bocah Tewas di Saluran Air Sawah

TKP: Sesaat jasad Ekbal Abitiya di evakuasi

Dugaan tewasnya putra dari pasangan Sugeng dan Titin Istiqomah ini karena penyakit ayannya kambuh. Hal tersebut juga dikuatkan pernyataan teman teman bermainnya, sesaat sebelum meninggal, bahwasanya korban ketika berada di dalam parit mengalami kejang kejang.

Karena takut mereka (teman teman korban) lari meninggalkan korban dan memberitahukan kepada ibu korban. “Saat itu saya di beritahu rekan rekan ekbal, bahwa ekbal kejang kejang saat berada dalam parit,” ungkap Titin.

Mendapat laporan teman-teman Ekbal, ibu yang selama ini membesarkan putranya sendirian, karena sudah bercerai dengan suaminya, bergegas menghampiri lokasi. Namun nasib berkata lain, ketika sampai di TKP, Ekbal sudah diketahui tak bernyawa. 

“Sesampainya dilokasi saya mengetahui Ekbal sudah tidak bernyawa mas, dan sudah berada di pinggiran parit,”katanya dengan kalimat terbata bata dan air mata yang menetes di pipinya.

Diceritakan oleh ibunya awalnya korban berpamitan bersama teman-temannya pergi ke sawah untuk mencari belut, di duga karena udaranya dingin akibat sekujur tubuhnya basah, sehingga tak bisa bertahan dan drop yang berakibat penyakit ayannya kambuh.

“Paginya dia masih makan bersama saya mas, tak lama setelah itu ekbal pamitan bermain bersama temannya, ya tak lama kemudian ekbal di temukan meninggal, ya mungkin ini sudah nasibnya, memang dia mengindap ayan sejak kecil, ” papar Titin.

Diketahui Ekbal awal ditemukan oleh Somitjan dan Khoirul, dua orang petani yang hendak memanen padi disawah yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian.

“Awalnya waktu itu saya melihat ada sosok tubuh dengan posisi badan tengkurep di parit mas, curiga saya datangi dan saya coba menyapanya, kok gak bergerak akhirnya saya balik, melihat mulut berbusa, korban saya angkat ke atas, dan ternyata sudah tak bernyawa,” ucap Somitjan. (lum)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional