HUT RI Memo X

Menu

Mahasiswa Tuntut Reformasi Pascasarjana IAIN Jember

  Dibaca : 2 kali
Mahasiswa Tuntut Reformasi Pascasarjana IAIN Jember
LAUNCHING: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, MH bersama Bupati Jember Dr Faida MMR saat apel besar bersama serta penandatanganan MOU launching program bahaya narkoba di lingkungan pelajar
space ads post kiri

Sejumlah mahasiswa Pascasarjana yang tergabung dalam AMPI (Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN) melakukan audiensi dengan pihak Direktur Pasca yaitu Prof Dr Miftah Arifin M.Ag. Masa audiensi yang di ketuai oleh Khoiri tersebut membawa 10 tuntutan kepada pihak Direktur Pasca Jumat (15/1).

mahasiswa audensi dengan Direktur Pascasarjana IAIN Jember

mahasiswa audensi dengan Direktur Pascasarjana IAIN Jember

Zubaidi selaku Korlap membacakan tuntutan mahasiswa saat audiensi berlangsun. Beberapa tuntutan yang dilayangkan kepada pihak Pascasarjana adalah mendesak pihak pasca untuk meresuffle karyawan yang dinilai lamban, segera melakukan pelaporan ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) dan merevolusi dosen yang tidak sesuai dengan bidangnya.

Prof Dr Miftah Arifin M.Ag selaku Direktur Pasca langsung menanggapi apa yang menjadi tuntutan AMPPI. “ Terima kasih banyak kepada segenap mahasiswa yang telah melakukan koreksi. Tentunya ini demi kebaikan bersama, beberapa waktu lalu kami sudah melakukan rapat besar, untuk membicarakan kampus ini, khususnya pascasarjana. Dan terkait masalah otonomi Pascasarjana sepenuhnya akan dipasrahkan pada tahun 2016, yaa kita berdoa saja semoga semester ini kita sudah bisa otonomi,” katanya.

Lebih lanjut Prof Miftah menambahkan bahwa untuk masalah pelaporan ke PDPT ia pasrahkan ke Selamet selaku orang yang bertanggung jawab. Namun sayangnya, pemaparan yang disampaikan oleh Selamet kurang memuaskan dan terkesan berbelit belit. Ketua AMPPI, Khoiri meminta kepada Direktur pasca untuk melist dari 10 tuntutan tersebut mana saja yang bisa direalisasikan dalam jangka waktu 1 × 30 hari.

Menanggapi hal tersebut Prof Miftah mengatakan ada beberapa yang tidak bisa diwujudkan dalam jangka waktu tersebut salah satunya yaitu lahan parkir. Jika dosen yang tidak sesuai bidangnya dan karyawan yang lamban, Ketua AMPPI bisa memberi masukan pada pihak Pasca.

“ Kami siap diberikan masukan, siapa saja orangnya dan tidak perlu di publish, karena kurang etis rasanya. Terkait masalah otonomi itu tergantung bagamana kebijakan yang dari atas,” imbuhnya.
Setelah peserta audensi puas dengan penjelasan dari pihak Direktur dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini, akhirnya audiensi pun membubarkan diri.(dik)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional