pariwisata kabupaten jember

Terjerat Dugaan Penyimpangan ADD, Kades Cangkring Jenggawah Ditahan

  Dibaca : 579 kali
Terjerat Dugaan Penyimpangan ADD, Kades Cangkring Jenggawah Ditahan
Kades Cangkring Kecamatan Jenggawah ditahan oleh Kejari Jember setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan peyimpangan DD, ADD dan TKD tahun anggaran 2015/2016.

MemoX Jember – Kepala Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah, ZN akhirnya ditahan Kejaksaan Negeri Jember, dalam pemeriksaan ketiga kalinya, Kamis (7/12/2017) di Lapas Kelas II A Jember. Ia ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyelewengan Dana Desa, ADD dan pengelolaan Tanah Kas Desa tahun 2015-2016.

“Setelah dua kali diperiksa sebagai saksi, untuk kali ketiga langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di lapas Klas II A, Jember selama 20 hari kedepan untuk mempermudah pemeriksaan dan tidak menghilangkan bukti,” ujar Kasi Pidsus Kejari Jember, Asih.

Penyidik Kejaksaan menemukan adanya dugaan penyelewengan anggaran hingga mengakibatkan kerugiaan keuangan negara senilai Rp. 180 juta dalam realisasi program DD, ADD dan Pengelolaan TKD yang dilakukan oleh tersangka.
“Modusnya uang dari tanah kas desa (TKD), dan dari bukti fisik pembangunan berupa dana anggaran ADD maupun DD, tahun anggaran 2015/2016, penggunaan untuk proyek fisik, ada paving ada rehab kantor desa kemudian aspal dan pengelolaan TKD, banyak ditemukan penyelewengan,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat UU No 31 Tahun 1999 Sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi pasal 2 dan 3 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.
Sebelumnya, kasus korupsi pengelolaan DD,ADD dan TKD juga menjerat Kepala Desa dan Bendahara Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Keduanya kini telah mendekam di Lapas Kelas II A Jember setelah dijatuhi vonis penjara dan denda oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jawa Timur. (ren/min)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional